
Sejak pukul 22.00 WIB semalam (Selasa, 25 Februari 2025) panitia Megengan Akbar dari SMA Wachid Hasyim 2 Taman sudah stand by untuk menyiapkan dan menyusun gunungan apem. Sebanyak 1500 lebih apem didatangkan sejak menjelang tengah malam hingga sekitar pukul 01.00 WIB dini hari. Apem-apem tersebut akan ditempelkan menjadi sebuah guungan apem besar.
Gunungan apem tersebut diberangkatkan oleh Gus Aslam pengawas YPM dan Ibu Hj. Indah Murfidah dan diarak pada kegiatan Megengan Akbar Rabu, 26 Februari 2025. Tidak hanya apem, tetapi panitia juga telah menyiapkan pisang yang turut serta diarak bersama dengan apem. Pisang dan apem merupakan simbol dari megengan, sebuah tradisi yang dilakukan dalam rangka menyambut datangnya bulan suci Ramadlan. Bagi SMA Wachid Hasyim 2 Taman, arak-arakan gunungan apem dan pisang ini adalah kali pertama diselenggarakan. Selain gunungan apem besar, terdapat pula beberapa gunungan kecil yang diserahkan secara simbolis oleh perwakilan siswa dari masing-masing sekolah kepada para kepala sekolah komplek YPM Ngelom Megare.
Kegiatan kirab gunungan apem ini didahului dengan kirim doa membaca surah Yasin dan Tahlil yang diikuti oleh seluruh siswa kelas XI SMA Wachid Hasyim 2 Taman Bersama seluruh siswa dari YPM (Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma’arif) komplek Ngelom Megare. Gunungan Apem setinggi hampir 2 meter dan ratusan pisang diletakkan di atas pick up dan diarak mengelilingi desa Megare dan Tawangsari. Kegiatan arak-arak semakin meriah dengan iringan music patrol dan para siswa perwakilan dari masing-masing sekolah dengan membawa bendera kecil.
Masyarakat sekitar komplek Megare pun menyambut dengan riang gembira, karena gunungan apem tersebut tidakhanya diarak tetapi juga disedekahkan kepada warga sekitar. Kirab gunungan apem berakhir sekitar pukul 09.30 WIB dan ribuan apem dan pisang telah terbagikan ke masyarakat dengan hati yang riang gembira.