Sejarah

SMA Wachid Hasyim 2 adalah suatu lembaga pendi­dikan yang bernaung di bawah yayasan pendidikan dan Sosial Ma’arif Sepanjang Yayasan ini berdiri pada tahun 1964. Motivasi berdirinya yayasan ini di ilhami oleh sebuah keadaan, dimana masyarakat Nahdiyin di daerah sepanjang khususnya dan di Sidoarjo pada umumnya  merupakan ma­syarakat yang mayoritas, namun dari segi kualitasnya (SDM)nya masih masih relatif tertinggal dibandingkan dengan orang lain. Dari kenyataan ini maka tergugahlah ha­ti seorang tokoh NU. Yang bernama KH. M. HASYIM LATIEF untuk mendirikan sebuah lembaga pendidikan sebagai sarana mengangkat SDM masyarakat NU di daerah tersebut.

Dari pemikiran ini, maka maka beliau mengundang para sesepuh NU baik dari daerah Sepanjang maupun dari Sidoarjo untuk bersama-sama mendirikan sebuah pendi­dikan yang bernaungan di bawah Ma’arif, maka berdirilah Yayasan pendidikan Ma’arif Sepanjang. Dalam perjala­nannya yayasan ini sejak berdirinya mengalami perkem­bangan yang    sangat membanggakan. Hal ini terbukti dari tahun ke tahun sekolah yang di kelola oleh YPM mengalami peningkatan baik dari kualitas dari kualitas maupun kuan­titasnya, termasuk didalamnya SMA WACHID HASYIM 2.

Untuk SMA WACHID HASYIM memang memiliki sedikit perbedaan dengan nama yayasannya. Hal itu dilatar belakangi ketika YPM akan mendirikan Sekolah Menengah Atas, menemui hambatan-hambatan yang sangat sulit, sampai akhirnya pengurus YPM memutuskan dalam pendi­dikan SMA harus bergabung dengan yayasan WACHID HASYIM di Surabaya, maka sejak awal berdirinya SMA ini yaitu Th. 1970 Resmi menjadi Filial dari SMA WACHID HASYIM yang ada di surabaya, Namun dalam perjalanan­nya SMA yang dikelola oleh YPM mengalami peningkatan yang signifikan, maka pada tahun Th. 1976 Yayasan WACHID HASYIM Surabaya  menyerahkan sepenuhnya pengelolaannya SMA filial itu kepada YPM di beri nama WACHID HASYIM 2. Hal ini sebagai jasa baik, yayasan WACHID HASYIM, maka nama WACHID HASYIM di abadikan sebagai Nama SMA di YPM.

Pada Th. 1977 WACHID HASYIM 2 di sepanjang mangalami perkembangan yang sangat pesat, maka tahun itu juga status SMA WACHID HASYIM 2 mendapat status disamakan.

Menyadari akan semakin beratnya tantangan ke depan mengenai kesiapan purnasiswa dalam memasuki kehidupan di masyarakat, SMA Wachid Hasyim 2 secara terencana, terarah dan berkelanjutan senantiasa berupaya meningkatkan kualitas melalui:

  • Peningkatan mutu dan prestasi akademik siswa baik kelas 1, 2 dan 3 dengan cara:
    1. Memberikan pelajaran tambahan di luar jam pela­jaran secara intensif khususnya siswa kelas 3 dalam rangka menghadapi ujian akhir nasional (UAN) .
    2. Menjalin kerjasama dengan Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) yang profesional.
    3. Remidial Teaching terhadap siswa yang prestasi  akademiknya kurang memenuhi standar minimal kenaikan kelas.
  • Peningkatan mutu profesionalisme guru melalui forum MGMP dan pelatihan guru bidang study yang dilakukan secara periodik.
  • Untuk mningkatkan keimanan dan ketaqwaan pada siswa, sekolah melakukan :
  • Pembacaan Doa awal dan akhir pembelajaran
  • Surat-surat pendek (Juz Amma, Yasiin, pembacaan sholawat)
  • Siswa melaksanakan sholat dhuha bersama dan dilanjutkan istighosah bersama
  • melaksanakan sholat berjamaah
  • Pengajian rutin setiap akhir bulan
  • Melaksanakan Try Out sekurang-kurangnya dua bulan sekali bagi seluruh siswa kelas 3 dan sebulan sekali untuk kelas satu dan dua program intensif.
  • Melaksanakan ulangan harian bersama dengan sistem penilaian komputer (scanner) dengan maksud obyektifitas hasil ulangan siswa dapat dipertahankan.
  • Mengikuti kesempatan lomba akademik seperti Olimpiade Matematika, Olimpiade Fisika, Olimpiade Kimia, Debat Bahasa Inggris, Lomba Ujian Akhir Nasional,
  • Berupaya mewujudkan ciri khas lulusan SMA Wachid Hasyim secara akademik mampu dalam bidang Matematika, Bahasa Inggris dan berakhlaqul karimah.
  • Menyediakan dan memperbanyak buku pelajaran/paket, buku penunjang dan LKS.
  • Memotivasi siswa dan orang tua agar selalu mem­perhatikan perkembangan belajar anak.
  • Membuka cakrawala siswa tentang perkembangan pendidikan di dunia luar dengan mengikutkan berbagai lomba yang bersifat akademis.
  • Senantiasa memberikan wawasan kepada siswa akan pentingnya perencanaan studi dan perencanaan masa depan dengan mendatangkan konsultan pendidikan (psikolog).
  • Sedikit demi sedikit sekolah dan yayasan selalu ber­upaya meningkatkan kesejahteraan guru melalui pe­ning­katan usaha koperasi dan peningkatan honorarium.
  • Senantiasa mengoptimalkan persiapan guru mengajar dalam membuat atau menyusun satpel, program semester, rencana pengajaran dan lain-lain.

Comments are closed